Tanah Datar,lensasumbar.com – Wakil ketua Masyarakat Peduli Tanah Datar (MPTD) dan juga Ketua Limbago Anak Mudo Tanah Datar Optimal,M.Pd mengapresiasi sikap tegas kejari yang disampaikan saat konferensi pers di Aula Kantor Kejari 9 Desember lalu. Putra asli Galogandang ini menyampaikan bahwa sikap tegas kejari ini sangat ditunggu oleh masyarakat Tanah Datar, karena begitu banyak isu yang berkembang dua tahun terakhir ini, namun belum tampak nyata sanksinya sesuai dengan isu yang berkembang tersebut.

 

Selain dugaan korupsi yang disampaikan oleh Kejari Batusangkar di atas, optimal mengajak masyarakat Tanah Datar, khususnya yang aktif di media sosial, mari dorong aparat penegak hukum kita untuk membongkar habis semua dugaan kasus yang terungkap di Tanah Datar, khususnya dugaan korupsi alat kesehatan di RSUD prof. Dr Hanafiah Tanah Datar yang sedang di selidiki oleh Polda Sumatera Barat, karena pagu dana dari proyek ini sangat besar, dan yang sangat kita sayangkan adalah korupsinya itu media untuk penyelamatan kesehatan masyarakat. Dorongan masyarakat melalui media sosial akan menjadi perhatian oleh penegak hukum kita, dan tentunya akan meningkatkan semangatnya dalam mempercepat terbongkarnya semua dugaan kasus yang ada ini.

 

Masyarakat Tanah Datar, baik di ibu kota maupun yang di daerah yang terpencil, di palanta lapau banyak perbincangkan berbagai dugaan, bahkan masyarakat juga pertanyakan bagaimana laporan pertanggung jawaban terhadap dana keummatan yang lansung diterima pemda tanah datar dari tangan masyarakat dari seluruh nageri, baik yang dikampung maupun yang dari rantau. Bantuan ini bahkan mungkin dari negara asing, yaitu dana bantuan bencana alam galodo. Kita berharap pemda tanah datar sampaikan secara terbuka berapa dana yang terkumpul dan kemana, untuk apa, serta bagaimana cara membagikannya, sehingga tidak muncul lagi isu-isu atau fitnahan di tengah masyarakat.

 

Semoga niat serius dari Kejari dan Kepolisian menjadi angin segar untuk tanah datar bebas dari korupsi, sehingga terwujud do’a kita bersama menjadi Tanah Datar Bersih.(*)

Ikuti kami juga dihalaman Google News

Bagikan: