Bangkitkan Ekonomi Daerah, Kamsol : Manfaatkan Produk Buatan Anak Negri

Kampar, lensasumbar.com  – Pj. Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM., mengajak masyarakat terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar untuk melestarikan dan memanfaatkan produk daerah. Kamsol menegaskan ASN menggunakan dan mengkonsumsi produk lokal, begitu juga dengan kerajinan dan kulinernya. Pj Bupati memberikan himbauan agar ASN menggunakan baju batik sehari dalam satu pekan.

Dr. Kamsol juga memberikan instruksi kepada setiap OPD terkait dapat memasukkan dalam E-katalog lokal seluruh produk yang ada, supaya masyarakat nantinya bisa membeli suatu produk secara online. Dengan begitu dapat dijadikan sebagai dasar dalam belanja daerah.

Hal tersebut, ditegaskan Pj Bupati Kampar Dr. Kamsol, MM., saat membuka Pelatihan Membordir, Pembuatan Sabun Cuci Piring dan Sabun Mandi dalam rangka pemulihan Ekonomi Nasional Kabupaten Kampar di Aula Kantor Bupati Kampar, kamis (9/6/2022).

Dihadapan beberapa kepala Dinas yang tampak hadir antara lain, Kadis Perindustrian dan Ketenagakerjaan Drs. Ali Sabri, Kadis UMK, Kadis Perikanan, Kadis Pertanian, Kadis PMD, Kaban BAPPEDA dan Kadis Diskominfo agar mendukung program pemulihan ekonomi daerah dengan memanfaatkan produk daerah sendiri atau membeli produk buatan anak negeri, tegas Kamsol.

Tambah Kamsol, kedepannya perlu adanya setiap desa memiliki produk unggulan yang dapat dipasarkan. Pj Bupati Kampar juga meminta Dinas Koperasi untuk membuat suatu wadah guna memantau seluruh perkembangan UMKM yang ada di Kabupaten Kampar, ujar Kamsol.

Sementara itu terkait pelatihan yang diikuti sebanyak 32 peserta dari kaum ibu-ibu dengan program Bodir, pembuatan sabun tersebut, Kamsol juga menyampaikan dukungan agar nantinya segera di tindak lanjut dengan membentuk kelompok dan pemerintah juga akan berupaya membantu melalui dana KUR, kata Kamsol.

” Begitu juga terkait produk Sabun Cuci Piring dan Sabun Mandi, kedepan setiap produk jangan saja hanya hadir dalam setiap pameran, akan tetapi terus dikembangkan agar bagaimana uang Kampar bisa berputar di Kampar sendiri” terang Kamsol.(sanusi)

Ikuti kami juga dihalaman Google News

Bagikan: