Jika Belum Vaksin, Siswa di Kampar Tak Boleh Belajar Tatap Muka di Sekolah

BANGKINAG- Bagi siswa-siswi sekolah di Kampar tidak diperbolehkan mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) jika belum melakukan vaksinasi Covid-19.

Hal itu terungkap saat Komisi II DPRD Kampar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan, Senin 14 Maret 2022.

Rapat dihadiri oleh Kabid Nandang Priyatna dan Kabid Edmiral selaku perwakilan Dinas Pendidikan.

Diterangkan Zumrotun, Ketua Komisi II usai RDP tersebut, alasan tidak membolehkan anak yang belum vaksin untuk mengikuti PTM mengacu pada surat Gubernur Riau dan mengacu pada pidato Presiden yang mengatakan wajib vaksin bagi anak-anak sekolah.

“Kenapa Dinas itu tiba-tiba mengeluarkan surat yang menyatakan bahwa apabila siswa yang tidak melakukan vaksin, maka mereka tidak bisa melakukan tatap muka, ini karena adanya surat edaran dari gubernur,” beber politisi Gerindra ini.

Dalam surat edaran itu katanya, dari data di Riau, Kabupaten Kampar termasuk salah satu yang terendah persentase capaian vaksinasi anak sekolah.

“(Angka capaian vaksinasi) Kampar tidak mencapai target. Ini mengkhawatirkan,” ujar Zumrotun.

Kata dia, wajib vaksin ini bukan hanya berlaku pada anak-anak, tapi juga bagi semua tenaga kependidikan mulai dari guru hingga pegawai sekolah.

Meski tidak diperkenankan mengikuti PTM, siswa yang belum vaksin tetap mengikuti pembelajaran dengan sistem pembelajaran Dalam Jaringan atau Daring dan pembelajaran Luar Jaringan atau Luring.

Dapat kami terangkan, sistim belajar Daring merupakan cara belajar dengan mengunakan perangkat smartphone bisa media Zoom, bisa pula dengan group WhatsApp dan sebagainya.

Sementara sistem belajar Luring, siswa mengikuti pembelajaran jarak jauh. Dengan materi belajar diantar jemput sendiri-sendiri ke sekolah atau ke rumah guru masing-masing mata pelajaran.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar hingga saat ini terus menggesa capaian vaksinasi bagi anak-anak sekolah. Tim vaksinator Dinas Kesehatan saat ini sedang fokus turun ke sekolah-sekolah guna menggesa capaian target vaksinasi. (Sanusi)

Ikuti kami juga dihalaman Google News

Bagikan: